SKRINING KADAR GULA, ASAM URAT, DAN KOLESTEROL DARAH MASYARAKAT DI KAMBANG IWAK PALEMBANG
Keywords:
Asam Urat, Gula Darah Sewaktu, Kolesterol, SkriningAbstract
Perubahan gaya hidup menjadi lebih modern menyebabkan timbulnya penyakit yang didasari oleh tingginya kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol darah. Masalah ini timbul karena masyarakat cenderung tidak memeriksakan diri jika tidak ada keluhan sehingga penyakit baru dapat diketahui setelah kronis. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyaring kelainan kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol darah masyarakat dari berbagai kalangan umur yang sedang beraktivitas di Kambang Iwak Palembang pada tanggal 27 April 2024. Metode kegiatan dilakukan dalam bentuk pemeriksaan darah di ujung jari lalu pemberian edukasi kesehatan bagi peserta dengan hasil yang tidak normal berupa konseling individu. Hasil kegiatan ini mendapatkan 16 orang memeriksa kadar gula darah, 16 orang memeriksa asam urat, dan 15 orang memeriksa kolesterol. Peserta dengan kadar gula darah tinggi sebanyak 4 orang, asam urat tinggi 4 orang, dan kolesterol darah tinggi 9 orang.
Article Metrics
Total Views: 153
PDF Downloads: 261
References
Andini, I. P., Arjita, I. P. D., Pratiwi, M. R. A., & Pramana, K. D. (2024). Hubungan hipertensi dan hiperkolesterolemia dengan terjadinya stroke iskemik pada pasien usia ≥40 tahun di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB tahun 2022. Jurnal Ilmiah Kesehatan Institut Medika Drg. Suherman, 5(01), 55–74.
Dungga, E. F. (2022). Pola makan dan hubungannya terhadap kadar asam urat. Jambura Nursing Journal, 4(1), 7–15.
Kussoy, V. F. M., Kundre, R., & Wowiling, F. (2019). Kebiasaan makan makanan tinggi purin dengan kadar asam urat di puskesmas. E-Journal Keperawatan, 7(2), 1–7.
Lu Z, Lu F, Zhang R, Guo S. Interaction between anemia and hyperuricemia in the risk of all-cause mortality in patients with chronic kidney disease. Front Endocrinol (Lausanne). 2024 Mar 22;15:1286206. doi: 10.3389/fendo.2024.1286206. PMID: 38586465; PMCID: PMC10998448.
Piovani, D., Nikolopoulos, G. K., & Bonovas, S. (2022). Non-Communicable Diseases: The Invisible Epidemic. Journal of Clinical Medicine, 11(19), 5939.
Sundari, S. N. S., & Sutrisno, R. Y. (2023). Studi Kasus: Pengaruh Edukasi Penerapan Diet Diabetes Mellitus Terhadap Pengetahuan dan Kepatuhan Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Sains Dan Kesehatan (JUSIKA), 7(1), 61–69.
Syahradesi, Y., & Yusnaini, Y. (2020). Penyuluhan tentang penyakit Gout dan latihan fisik pada masyarakat di Desa Stambul Jaya Kecamatan Tanoh Alas Kabupaten Aceh Tenggara. Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 86–91.
Weiss, E., Japie, C., Balahura, A. M., Bartos, D., & Badila, E. (2018). Cardiovascular risk factors in a Roma sample population from Romania. Romanian Journal of Internal Medicine, 56(3), 193–202.
World Health Organization. (2015a). Indonesia: WHO Statistical Profile. World Health Organization. (2015b). World report on ageing and health 2015.
World Health Organization. (2017). Methods and Data Sources Global Burden of Diasese Estimates 2000-2015.
Yoeantafara, A., & Martini, S. (2017). Pengaruh pola makan terhadap kadar kolesterol. Jurnal MKMI, 13(4), 304–309.
Yudha, A. K., & Suidah, H. (2023). Studi Korelasi Pola Makan dengan Kadar Kolesterol pada Pasien Stroke. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 2(1), 48–61.
Zhang, J., Zhang, Z., Zhang, K., Ge, X., Sun, R., & Zhai, X. (2023). Early detection of type 2 diabetes risk: limitations of current diagnostic criteria. Frontiers in Endocrinology, 14(November), 1260623.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Mitayani Purwoko, Rafly Al Baihaqi, Naurah Ramadhanti Hamanda Putri, Rirah Rahmatillah, Muhammad Thareq Khalilillah, Hesesty Meidiana, Rizky Maulana (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.














